Pagi Mengantar Anak ke Sekolah
Pagi ini, tepat pukul 05.45, saya sudah bersiap
mengantar anak ke sekolah. Udara masih sejuk, jalanan belum terlalu ramai, dan
semangat anak untuk masuk kelas membuat hati saya ikut bahagia. Setibanya di
sekolah, anak segera masuk kelas dengan wajah ceria.
Sebagai seorang ibu sekaligus guru, saya pun segera bergegas pulang karena teringat belum melakukan absen masuk di sekolah tempat saya bekerja. Namun, di tengah perjalanan pulang, hujan kecil mulai turun. Saya pun berhenti sebentar untuk mengenakan jas hujan agar perjalanan tetap nyaman dan aman.
Setiba di sekolah tempat saya mengajar, saya
langsung menuju kantor untuk melakukan absensi masuk. Setelah itu, saya
melanjutkan aktivitas seperti biasa, mengajar karena anak-anak sudah menunggu
dengan wajah penuh harap. Mereka tak tahu bagaimana perjalanan saya tadi.
Mereka tak tahu bagaimana hati saya sempat dilanda resah. Mereka hanya tahu,
gurunya hadir untuk mereka.
Maka,
saya mengajar dengan segenap hati, menyembunyikan segala basah, dingin, dan
rasa bersalah di balik senyum yang saya paksakan. Sebab bagi saya, biarlah
absen terlambat tercatat, asalkan anak-anak tidak kehilangan semangat
belajarnya.
Hari ini menjadi pengingat bagi saya bahwa peran ganda sebagai ibu dan guru
memang penuh dinamika. Namun, di balik semua kesibukan, ada rasa syukur karena
bisa mengantar anak dengan selamat sekaligus tetap menjalankan tanggung jawab
di tempat kerja.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar