Cikijing,
6 November 2025 — Hari Kamis, aula tempat berlangsungnya Konferensi Cabang
(KONCAB) PGRI Kecamatan Cikijing tampak ramai dan penuh semangat. Sejak pagi,
para guru dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Cikijing berdatangan
dengan wajah cerah, membawa semangat baru untuk berpartisipasi dalam agenda
penting organisasi mereka. KONCAB bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan
momentum berharga bagi para pendidik untuk menentukan arah perjuangan PGRI lima
tahun ke depan.
Acara dibuka dengan khidmat. Ketua
PGRI Kabupaten Majalengka hadir langsung bersama jajaran pengurusnya,
memberikan dukungan moral kepada seluruh peserta. Sementara itu, Camat Kecamatan Cikijing berkesempatan
membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi
tinggi kepada seluruh guru yang senantiasa menjaga kekompakan dan
profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
“PGRI bukan hanya tempat bernaung, tapi juga wadah perjuangan. Di sinilah
para guru bisa bersatu, saling belajar, dan memperjuangkan martabat profesi
pendidik,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Setelah
acara pembukaan, suasana menjadi lebih serius namun tetap hangat ketika sidang
pleno dimulai. Para peserta mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus
periode sebelumnya, kemudian memberikan tanggapan dan saran untuk perbaikan ke
depan. Setiap peserta tampak antusias mengikuti jalannya sidang, menandakan
bahwa semangat berorganisasi di kalangan guru Cikijing masih sangat kuat.
Memasuki siang hari, tibalah saat yang
paling ditunggu-tunggu pemilihan pengurus baru PGRI Cabang Kecamatan Cikijing
periode 2025–2030. Proses pemilihan dilakukan dengan cara yang
demokratis, terbuka, dan penuh tanggung jawab.
Untuk posisi F1
(Ketua Cabang), hanya terdapat satu calon yakni Dede
Awaludin, S.Pd.I. Karena tidak ada calon lain yang
mendaftar, maka pemilihan dilakukan secara aklamasi.
Seluruh peserta dengan suara bulat menyetujui penetapan Dede Awaludin,S.Pd.I
sebagai Ketua PGRI Cabang Cikijing yang baru. Tepuk tangan bergema memenuhi
ruangan — tanda dukungan dan harapan besar agar di bawah kepemimpinan baru,
PGRI Cikijing semakin maju dan solid.
Namun suasana mulai terasa menegangkan
ketika memasuki pemilihan F2 (Wakil Ketua
Cabang). Ada empat calon yang bersaing, yaitu Jojo
Jaoharudin, S.Pd., Drs. Junanda, Ivan Sovian, S.Pd., M.Pd., dan Nurdin,
S.Pd.I., M.Pd. Pemungutan suara dimulai tepat pukul 13.00 WIB
dan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Setiap peserta memberikan hak suaranya
dengan tertib dan penuh tanggung jawab.
Ketika proses penghitungan dimulai
pada pukul 14.00 WIB, suasana ruangan berubah menjadi tegang. Setiap angka yang
disebutkan panitia disambut sorak kecil dan tepuk tangan dari para pendukung
masing-masing calon. Setelah seluruh surat suara dihitung, hasilnya
menunjukkan:
1. Jojo Jaoharudin, S.Pd. memperoleh 118
suara
2. Drs. Junanda
memperoleh 92 suara
3. Ivan Sovian, S.Pd., M.Pd. memperoleh 72
suara
4. Nurdin, S.Pd.I., M.Pd. memperoleh 72
suara
Ruang sidang sempat riuh ketika
diketahui Ivan dan Nurdin memperoleh jumlah suara yang sama.
Semua mata tertuju pada meja panitia, menanti keputusan. Dalam suasana penuh
kehati-hatian, pimpinan sidang dan panitia KONCAB memutuskan untuk mengadakan pemungutan suara ulang khusus untuk calon nomor
urut 3 dan 4 (Ivan Sovian Dan Nurdin )
Meski menegangkan, keputusan tersebut
diterima dengan lapang dada oleh seluruh peserta. Mereka menyadari bahwa inilah
wujud nyata dari demokrasi yang sehat setiap suara memiliki arti, dan setiap
keputusan diambil dengan musyawarah serta keadilan.
Pemungutan suara ulang pun digelar.
Kali ini, suasana lebih tegang namun juga lebih bersemangat. Para peserta
dengan antusias memberikan suaranya kembali. Saat hasil diumumkan, seluruh
peserta berdiri memberikan tepuk tangan panjang: Nurdin, S.Pd.I.,
M.Pd. memperoleh suara lebih banyak dan resmi terpilih sebagai
F2 (Wakil Ketua Cabang PGRI Kecamatan Cikijing periode 2025–2030).
Kehangatan dan rasa kekeluargaan
terasa jelas di akhir acara. Para peserta saling menyalami, memberikan ucapan
selamat kepada pengurus terpilih. Tidak ada rasa kalah atau menang, yang ada
hanyalah semangat untuk bersama-sama membangun organisasi yang lebih baik.
Dengan selesainya rangkaian kegiatan
ini, KONCAB PGRI Kecamatan Cikijing 2025 menjadi bukti nyata bahwa semangat
demokrasi masih hidup di kalangan guru. Proses yang berjalan dengan jujur,
terbuka, dan penuh rasa hormat ini mencerminkan karakter para pendidik sejati —
santun dalam bersikap, tegas dalam prinsip, dan bersatu demi kemajuan bersama.
Kini, di bawah kepemimpinan Dede
Awaludin, S.Pd.I. sebagai Ketua, Drs. Junanda.,M.Pd
sebagai Wakil Ketua 1, Nurdin,
S.Pd.I., M.Pd. sebagai Wakil Ketua 2, dan Jojo Jaoharudin,
S.Pd Sebagai Sekretaris PGRI Kecamatan Cikijing menatap masa depan dengan
optimisme baru. Semangat kebersamaan yang tercipta dalam KONCAB kali ini
menjadi modal penting untuk melangkah menuju organisasi yang semakin kuat,
solid, dan berdaya guna bagi seluruh guru serta dunia pendidikan di Kecamatan
Cikijing.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar